Organisasi akan berkembang dan mampu bertahan dalam lingkungan berbasis kinerja bila didukung oleh karyawan yang berkompeten di bidangnya. Manusia merupakan asset organisasi yang vital karena member kontribusi besar sebagai penggerak roda organisasi dan actor (office backbone) yang menjalankan tujuan organisasi.

Dewasa ini konsep kinerja sering dikaitkan dengan konsep kompetensi. Konsep ini menjadi populer pada saatini. Banyak organisasi bisnis dan non bisnis, serta institusi pemerintah sangat memperhatikan hal ini dengan penerapan konsep kinerja berdasarkan kompetensi karyawan.

Cara paling tepat untuk mengetahui tingkat kompetensi adalah dengan mengikuti sertifikasi profesi yang dilaksanakan dengan uji kompetensi berdasarkan standard, metode dan sistim pengujian berupa pembuktian yang terstruktur. Disamping itu pengembangan dan pelaksanaan konsep Talent Management dan Competency Based Training sejalan beriringan dengan level kompetensi yang dimiliki.

Dalam kerangka inilah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi Public Relations Indonesia “LSP PRI” untuk melaksanakan sertifikasi, dan LSPPRI meggandeng Asosiasi Perusahaan Konsultan PR Indonesia (APPRI) untuk melaksanakan workshop sebelum sertifikasi. Pimpinan BPKP menaruh perhatian besar agar para pejabat Kehumasan BPKP adalah mereka yang kompeten dalam mengemban tugas membangun reputasi BPKP sebagai Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Pesertadenganantusiasmembahas PR Digital dengan Instructor

Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari outbond di Bogor pada 12-17 Maret 2023  agar semua peserta berkonsentrasi penuh. Kegiatan ini berjalan dengan penuh semangat dan kegembiraan dariseluruh peserta, yang bukan saja berasal dari Kantor Pusat BPKP di Jakarta tapi juga Kantor2 Cabang nya dari seluruh Indonesia.