Setelah bekerja selama 10 bulan, Komite Skema Sertifikasi LSP PRI berhasil membangun 17 Skema Sertifikasi baru dengan melakukan riset, pertemuan-pertemuan dengan stakeholders seperti Universitas, Asosiasi Profesi PR, Asosiasi perusahaan PR dan beberapa perwakilan korporasi. Sebagai member Global Alliance (GA) komunikasi juga dilakukan untuk mendapat insight perkembangan PR global terkini.

Skema Sertifikasi profesi merupakan persyaratan sertifkasi spesifik yang berkaitan dengan katagori profesi yang ditetapkan berdasarkan persyaratan, standard dan aturan khusus untuk masing-masing skema. Skema  sertifikasi haruslah relevan dengan kebutuhan dunia kerja untuk bidang public relations dan oleh karena itu LSP PRI selalu mengembangkan Skema Sertifikasi baru atau Perubahan Ruang Lingkup sesuai dengan kebutuhan dunia kerja terkini. Dalam perjalanan nya yang kesebalas tahun, Skema Sertifikasi ini merupakan Skema Sertifikasi yang ke-lima yang dikembangkan oleh LSP PRI.

Membutuhkan waktu lebih dua bulan untuk diskusi internal terutama dengan munculnya Artificial Intellegent (AI), dan implikasi nya untuk profesi Public Relations, khususnya apakah perlu penyesuaian terhadap Skema Sertifikasi yang sudah diajukan ke BNSP. Sebagaimana profesi lain, diputuskan bahwa tidak akan ada perubahan yang signifikan terutama karena didalam PR faktor manusia nya akan berperan utama sementara AI akan menjadi pelengkap dalam implementasi praktek PR.

Sementara proses verifikasi oleh BNSP dan penjelasan-penjelasan dan presentasi oleh LSP PRI,  LSP PRI melaksanakan Uji Coba Asesmen untuk Skema Baru dan Workshop dengan para Assor bertujuan untuk memastikan Asesor dapat meng-ases bukti-bukti langsung, tidak langsung atau tambahan dan untuk memastikan asesor dapat meng-ases seluruh dimensi kompetensi untuk ke-17 Skema Sertifikasi ini.  Uji coba dilakukan di Jakarta pada 12-13 Oktober 2023 dan di Bandung pada 14-15 Agustus 2023.