Lembaga Sertifikasi Profesi Public Relations Indonesia menyambut dan memasuki tahun baru 2026 dengan kegiatan produktif. Pada 4-5 Januari 2026 LSPPRI berkolaborasi dengan Communication Inspiration (COIN) melaksanakan Workshop Pelatihan berbasis Kompetensi (Competency Based Training) untuk Pertamina EP, Cepu, dan dilanjutkan dengan Sertifikasi Profesi Public Relations (Humas).
Kegiatan ini dibuka oleh Senior Relations Manager EP Cepu, dengan menyampaikan harapan agar Pelatihan dan Sertifikasi semakin meningkatkan kemampuan operasional garda terdepan komunikator Pertamina EP Cepu, dalam menghadapi dinamika dengan bermacam stakeholders. COIN memberikan Pelatihan CBT relevan dengan skema sertifikasi dan LSPPRI melaksanakan Uji Kompetensi keesokan harinya. Kegiatan ini diikuti oleh 39 Peserta,staff dan karyawan Pertamina EP Cepu, dan dilaksanakan di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta.

Pada 26-27 Januari 2026 LSPPRI berkolaborasi dengan Communication Inspiration (COIN) Kembali melaksanakan Workshop Berbasis Kompetensi untuk staff dan karyawan Kementrian Pekerjaan Umum (PU) yang dilaksanakan di Pusat Pengembangan Kompetensi Management PU di Jakarta.

Dalam sambutannya Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Management BPSDM Kemen PU, Drs. Rudy Ridwan, MT menyampaikan agar peserta benar-benar memanfaatkan kesempatan untuk memahami pelatihan dalam workshop ini, dan mengikuti uji kompetensii dengan sebaik-baiknya. Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta dari berbagai unit kerja Kementrian PU.

Pada 29 Januari 2026 LSPPRI melaksanakan Sertifikasi Profesi Public Relations terjadwal.


Kegiatan ini dilaksanakan pada Tempat Uji Kompetensi Sewaktu (TUKS) Hotel Yello Manggarai Jakarta, yang di-ikuti oleh 18 peserta dari berbagai institusi dan perusahaan. Kegiatan ini merupakan kegiatan jadwal rutin bulanan pertama untuk tahun 2026. Antusiasme peserta diawal tahun ini membuktikan bahwa kebutuhan sertifikasi untuk profesi PR atau Humas sudah semakin memberikan manfaat pada pengembangan profesi yang berstandar, meningkatkan dan menjaga kompetensi individu, yang pada gilirannya memberikan kontribusi yang lebih besar kepada Institusi.




