Sertifikasi ASTRA

Siapa yang tidak kenal ASTRA  ?  Astra yang berdiri pada tahun 1957 sebagai perusahaan dagang, dan sekarang menjadi konglomerasi besar, tidak terlepas dari pendirinya William Suryawijaya atau akrab dipanggil Om Lim, yang berhasil menanamkan values dilingkungan Astra.

Visi (vision) ASTRA tidak diatas, tapi membumi: “Menjadi salah satu perusahaan dengan pengelolaan terbaik di Asia Pacific dengan penekanan pada pertumbuhan yang berkelanjutan dengan pembangunan KOMPETENSI melalui pengembangan SDM, struktur keuangan yang solid, kepuasan pelanggan dan efisiensi”

Karena KOMPETENSI menjadi  visi, maka KOMPETENSI karyawannya menjadi kunci. Karena itu ASTRA menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi Public Relations Indonesia (LSPPRI) untuk serttifikasi senior staff nya dilingkungan PT Astra Internaional Tbk termasuk semua anak perusahaan dan affiliates companies.

Sertifikasi Public Relations ini dilakukan beberapa waktu yang lalu di markas ASTRA Jalan Gaya Motor Raya, Sunter, Jakarta.

 

Menurut Yulian Warman dan Boy Kelana Soebroto, General Manager Head of Public Relations Division, pertimbangan ASTRA untuk sertifikasi praktisi PR nya karena Skema Sertifikasi yang dikembangkan LSP PRI  berbasis Okupasi (Occupational Schemes) yang berdasarkan riset dan survey yang dilakukan pada awal 2018, sehingga relevan dengan jabatan-jabatan Public Relation Division Astra dan anak perusahaan.

Peserta sertifikasi terdiri dari para PR Manager dan senior staff pada Astra International Tbk dan affiliates companies ASTRA, a.l. Bank Permata, PT Astra Graphia, PT GS Battery, PT Astra Daihatsu, PT Astra Komatsu, PT Toyota Astra Mtor, PT United Tractors dan PT Astra Argo Lestari.

Peserta Sertifikasi berfoto bersama dengan Asesor LSP PRI sebelum uji kompetensi. Pada baris depan duduk nomor 3 dari kiri Boy Kelana Subroto, yang sekarang menjabat General Manager Head of Public Relations Astra International Tbk.

Asesmen dan uji kompetensi berlangsung selama 2 hari dan setelah selesai uji kompetensi Manager Sertifikasi LSP PRI megadakan rapat dengan para asesor dan mengumpulkan masukan/feedback.  Para Asesor terdiri dari: Dr. Emilia Basaar, Dr. Rahmi Winagsih, Alfred Menayang, Amrih Sahri, dan Her Priantono. Feedback dari Asesor umumnya menyampaikan mudah dan menyenangkan melaksanakan uji kompetensi dengan para praktisi seperti Astra, karena Skema yang dipilih tepat dan sesuai dengan jabatan dan pekerjaan yaitu Skema Executives dan Managerial Public Relations, jawaban-jawaban dan diskusi sesuai karena berdasarkan pengalaman, dan portfolio nya lengkap serta relevan.

Sebelum asesmen dan uji kompeetnsi dilaksanakan LSP PRI memberikan Workshop Competency Based Certification dan Q&A , sehingga peserta dengan mudah akan mengikuti sistimatika uji kompetensi yang akan dilaksanakan oleh para Asesor.

Suasana Uji Kompetensi dilaksanakan di Gedung Astra, Jalan Gaya Motor, Sunter, peserta dan Asesor dengan tekun mengikuti proses uji kompetensi, yang terdiri dari wawancara, uji tulis, simulasi dan pembuktian portfolio.

Salah satu sesi Uji Kompetensi pada Astra, Yulian Warman General Manager Head of Public Relations Division Astra International sedang menjelaskan pada Asesor peran dan pratek PR pada Astra dan Program2 Kemitraan yang dijalankan.